Sahabat Sekretaris, Sering sakit kepala yang dirasakan adalah gejala awal dari flu, alergi, atau pertanda ada sesuatu yang salah dengan tubuh kita. Tapi ada  beberapa jenis sakit kepala, yaitu tension headache yang disebabkan karena kontraksi otot kepala dan leher, atau oleh gangguan psikis seperti stres emosional. Ada juga yang disebabkan karena hormonal dan migren.

Pemicu tension headache tidak fatal, tetapi mengganggu aktivitas. Oleh karenanya sahabat sekretaris jangan menyepelekan sakit kepala, karena bisa jadi hal ini adalah gejala awal penyakit yang lebih berat. Untuk menghindarinya kita harus menjaga gaya hidup dan mengenali beberap faktor pemicunya, seperti.

  • Makanan – Minuman
    Ada beberapa makanan pemicu sakit kepala seperti keju, karena mengandung “tyramine” tinggi”, juga makanan yang mengandung pewarna dan MSG. Juga minuman seperti red wine. Makanlah teratur  dengan memperhatikan asupan gizi yang seimbang.
  • Absen minum kopi
    “Caffeine withrawal headache” atau absen minum kafein  menurut penelitian ternyata bisa menimbulkan beberapa keluhan seperti sakit kepala, lelah, kurang konsentrasi atau kurang semangat. Memang dalam kandungan caffein mengandung analgesik (pereda sakit) tapi sebaiknya kita antisipasi sakit kepala ketimbang mengobati dengan kafein. Gunakan obat pereda sakit analgetik seperti asteaminofen, aspirin atau ibuprofen cuma sebagai tindakan emergency. Jika sakit kepala berulang  atau menghebat disertai muntah atau hilang kesadaran harus segera ke dokter karena perlu tindak lanjut yang lebih detil untuk mengetahu penyebab pastinya.
  • Stres
    Pada sat kita sedang cemas, gelisah atau panik otomatis napas menjadi pendek-pendek, sehingga suplai oksigen untuk tubuh sedikit, pembuluh darah menyempit dan menimbulkan sakit kepala, begitu juga dengan stress. Oleh karena itu sebaiknya lakukan latihan pernapasan untuk meredakannya. Ambil napas dalam dalam 4 hitungan, dan tahan selama 5-7 detik, kemudian hembuskan dalam-dalam Ulangi beberapa kali. Belajar untuk selalu rileks menghadapi hambatan atau konflik.
  • Terlalu lama dengan komputer
    Kelalahan mata akibat beban berlebihan menatap layar komputer menjadi penyebabnya. Juga dengan level cahaya dan brightness  bisa mengaktifkn retina mata dan saraf2 disekitar mata yang menimbulkan sakit di area kepala.  Begitu juga postur tubuh yang salah sehingga menimbulkan nyeri di area bahu dan leher. Oleh karenanya letakan monitor dengan jarak monitor ke mata sepanjang satu lengan. Bagian layar  harus sejajar mata. Sering jeda dengan komputer 10 menit per 1 jam, atau selingi dengan pekerjaan lain. Jangan lupa untuk melengkapi layar monitor dengan pelindung anti-glare.
  • Bau Menusuk
    Bebauan yang bisa memicu sakit kepala diantaranya bensin, tembakau, pewangi ruangan, pewangi tubuh, juga cat. Antisipasi atau menyamarkan bebauan sensitif yang membuat pusing  adalah dengan membawa botol kecil minyak eseential  lavender atau peppermint organik murni. Peppermint meredakan rasa sakit yang menusuk dan lavender  memberi efek menenangkan Jadi sangat baik dipakai untuk mencegah stres dan sakit kepala.
  • Gaya Rambut
    Mengikat rambut memicu sakit kepala, karena membuat kulit kepala tertarik dan tegang. Solusi cepat adalah melepaskan ikatan dan menggerainya.
  • Cuaca
    Sinar matahari terik, perubahan suhu yang drastis jadi penyebab sakit kepala. Pastikan juga bahwa asupan air minum sesuai kebutuhan tubuh, karena dehidrasi adalah salah satu pemicunya. Jangan lupa gunakakn kacamata hitam atau payung ketika keluar rumah di saat matahari terik.

Dilihat: 0 kali

Pin It

Tinggalkan Balasan

WordPress spam blocked by CleanTalk.