Rekan Sekretaris, berbeda dengan “Sekretaris pribadi (pimpinan)” pada umumnya, maka kita juga mengenal apa yang disebut dengan Sekretaris Perusahaan (company secretary), yang mempunyi tugas yang lebih global atau luas, yaitu  membantu Direksi sebagai penghubung (Liaison Officer) dalam berkomunikasi dengan Stake Holder, penyusunan laporan manajemen serta kegiatan yang berhubungan dengan kesekretariatan, pengelolaan kehumasan (Relation Officer), dan bahkan menjadi bagian Sistem Manajemen Informasi Perusahaan. Juga mempunyai wewenang sama seperti Manajer atau Kepala Bagian.


Sekretaris perusahaan mempunyai hubungan kerja atau supervisi sebagai sebagai berikut :

1. Bertanggung jawab langsung kepada DirekturUtama.

2. Berkoordinasi dengan seluruh unit kerja atau departemen di perusahaan.

3. Membawahi beberapa bagian, misalnya seperti kepala Bagian Humas & Sekretariat, Kepala Bagian Manajemen Informasi, dll.

Bagi organisasi atau perusahaan yang besar, tugas sekretaris juga lebih berat karena selain bertugas dan bertanggung jawab terhadap pimpinannya, ia juga harus bertanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi tugas dan kegiatan bawahannya.

1. Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak Stakeholder.

2. Mengupayakan kelancaran pelaksanaan agenda Direksi.

3. Mengkomunikasikan kebijakan perusahaan kepada pihak internal dan eksternal

4. Melaksanakan kegiatan kesekretariatan perusahaan.

5. Mengelola dan mengembangkan sistem informasi perusahaan.

6. Menyiapkan laporan perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.

7. Mengkoordinasikan bahan-bahan laporan untuk Rapat Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

8. Menyiapkan laporan kegiatan Sekretariat Perusahaan secara benar dan tepat waktu.

Garis besarnya seorang sekretaris perusahaan mempunyai wewenang dan tugas yang lebih luas, karena fungsinya menjadi bagian formal dalam menjalankan manajemen di Perusahaan.

Dilihat: 75 kali

Pin It

Tinggalkan Balasan