Jika Sahabat Sekretaris menemui atasan yang temperamental, berikut kami memiliki tips untuk mengatasinya.

Atasan yang temperamental bisa terjadi karena beberapa sebab, bisa karena tekanan kerja yang sangat tinggi, stress, depresi, dan tertekan.

Dan pelampiasannya biasanya ke anak buahnya dengan perintah, kritik, amarah, kata-kata kasar yang bisa membuat sakit hati dan merasa tidak dihargai apapun hasil kerja kita.

Bisa karena sifat dasar atau karakter, yang keras, terlalu disiplin, kurang fleksibel dan toleran dalam mengambil suatu kebijakan atau pekerjaan. 

Bisa juga tidak tepatnya penggunaan kewenangan, contohnya karena naik jabatan dari anak buah, sehingga memberi kecenderungan sombing, arogan atau main perintah semaunya.

Tidak semua boss bisa digeneralisir seperti ini, tetapi sebagai bawahan kita perlu cerdas menyikapinya. 

Tetap Tenang

Keballah dalam menerima cacian dan makian walaupun menyakitkan. Jangan memikirkan kata-kata menyakitkan hati, fokus saja pada poin penting apa yang diinginkan atasan. Perlakukan atasan sebagai sosok yang tidak kita kenal.

Hindari Untuk Membalas

Jangan membalas lontaran kata keras atau amarahnya,  Dengarkan saja, Jangan memberi tanggapan dalam kondisi marah. Bicarakan baik-baik saat kondisi tenang.

Profesional

Tetap profesional, agar efek yang menyakitkan tadi tidak menghancurkan hasil atau apa yang akan kita kerjakan.

Komunikatif Proaktif

Atasan temperamental terkadang menuntut perfeksionis. Untuk mencegahnya, kita perlu lebih aktif komunikasikan ide-ide atau program kerja. Berikan informasi perkembangan kerja secara berkala tanpa niat cari muka, tetapi memberikan gambaran penanganan tugas dan pekerjaan kita. Tetaplah tangkas bekerja dalam memberikan data dan informasi yang komprehensif yang dibutuhkan bahkan sebelum diminta atasan.

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah selalu menunjukkan kinerja baik dan berkualitas melebihi anggapan atasan kita. Karena hal ini lebih banyak memberikan penilaian positif dan siapa tahu dapat semakin memberikan penghargaan atas hasil kerja keras kita.

Dilihat: 29 kali

Pin It

Tinggalkan Balasan