Home Tips-Trick Tips untuk Karyawan Baru: 11 Tips Bermanfaat untuk Membantu Mereka Beradaptasi

Tips untuk Karyawan Baru: 11 Tips Bermanfaat untuk Membantu Mereka Beradaptasi

by webmaster
 

sekertarisku – Ketika karyawan baru mulai bekerja di perusahaan Anda, mereka mungkin akan bertanya kepada Anda tentang bagaimana cara terbaik untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja. Anda dapat membantu mereka beradaptasi dengan menawarkan informasi dasar seperti praktik terbaik untuk tugas tertentu. Mengetahui strategi untuk memberikan nasihat kepada karyawan baru dapat membantu Anda mendukung mereka selama mereka mempelajari posisi baru mereka, yang dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Dalam artikel ini, kami menjelaskan siapa yang biasanya menawarkan nasihat kepada karyawan baru dan menyediakan 11 tips berguna yang dapat Anda bagikan dengan karyawan baru untuk membantu mereka beradaptasi dengan posisi baru mereka.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda berikan kepada karyawan baru untuk membantu mereka lebih nyaman di posisi baru mereka dan menghasilkan pekerjaan terbaik mereka:

  1. Pelajari lingkungan kerja
    Sarankan kepada karyawan baru untuk menghabiskan beberapa hari pertama di tempat kerja untuk mempelajari lingkungan kerja barunya. Elemen penting lingkungan kerja mungkin termasuk kode pakaian karyawan, tempat karyawan sering makan siang, dan perilaku yang diterima di tempat kerja. Misalnya, seorang karyawan baru mungkin menemukan bahwa mereka harus mengenakan pakaian formal di tempat kerja dan bahwa mereka bisa mendengarkan musik dengan headphone di meja mereka.
    Untuk membantu karyawan baru mempelajari lebih banyak tentang lingkungan mereka, ajak mereka untuk bertanya pada anggota tim baru mereka. Banyak orang bersedia memberikan nasihat untuk membantu karyawan baru menyesuaikan diri. Kamu juga bisa berbagi buku petunjuk bagi karyawan dengan karyawan baru untuk membantu mereka menjawab pertanyaannya sendiri.
  2. Berkenalan dengan karyawan lain
    Anda dapat menyarankan karyawan baru untuk mengenal rekan kerja mereka untuk terintegrasi dengan lingkungan kerja baru mereka. Dalam beberapa minggu pertama, dorong karyawan baru Anda untuk menghabiskan waktu bersama rekan kerjanya, baik selama jam kerja maupun saat istirahat. Misalnya, jika seorang rekan kerja mengajak karyawan baru untuk makan siang, mereka bisa menerima undangan tersebut.
    Dengan membentuk hubungan dengan rekan kerja mereka, karyawan baru Anda mungkin akan merasa lebih nyaman di kantor. Memiliki hubungan dengan rekan kerja juga dapat memastikan bahwa karyawan baru memiliki beberapa orang yang dapat mereka komunikasikan saat mereka membutuhkan bantuan.
    Untuk memfasilitasi proses pembentukan hubungan, Anda dapat menyarankan karyawan baru Anda untuk mempelajari nama rekan kerjanya. Karyawan saat ini mungkin akan menghargai jika rekan kerja barunya berusaha mempelajari nama mereka. Mengetahui nama semua orang juga dapat membantu karyawan baru berkomunikasi dengan lebih efektif di tempat kerja.
  3. Buat Kesan Pertama yang Kuat
    Untuk memastikan setiap karyawan memiliki reputasi yang mereka banggakan, Anda dapat mendorong karyawan baru untuk membuat kesan positif pada rekan kerja mereka. Kesan pertama seperti ini dapat memotivasi karyawan lain untuk melihat mereka sebagai orang yang ramah, bekerja keras dan dapat dipercaya. Karyawan baru dapat fokus pada membuat kesan yang baik dengan menjadi produktif dan melakukan pekerjaan terbaik mereka. Mereka juga dapat mencoba memastikan mereka memiliki sikap positif di tempat kerja setiap hari.
  4. Berpartisipasi dalam Rapat
    Kadang-kadang, karyawan baru mungkin tetap diam selama rapat saat mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru mereka. Namun, Anda dapat mendorong mereka untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi selama rapat. Ini dapat membantu mereka membuat kesan yang baik.
    Karyawan baru mungkin menawarkan masukan selama rapat tim dalam bentuk memberikan umpan balik atau dukungan untuk ide rekan kerjanya.
  5. Tawarkan untuk membantu orang lain
    Meskipun karyawan baru masih dalam proses mempelajari lingkungan kerja, mereka dapat membantu rekan kerja dengan tugas dasar dan membantu mengajari karyawan baru lain. Saat memberikan saran pada karyawan baru, Anda dapat menyarankan mereka membantu rekan kerja dengan tugas yang dapat menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang membantu.
    Contohnya, karyawan baru mungkin membantu manajer proyek yang membutuhkan anggota tim lain untuk proyek. Dengan membantu seseorang, karyawan juga dapat mempelajari keterampilan baru yang dapat diterapkan pada tugas harian mereka nantinya.
  6. Tetapkan batasan
    Menentukan batasan merupakan aspek penting dalam proses penyesuaian bagi karyawan baru. Tergantung pada protokol di tempat kerja Anda, Anda dapat mendorong karyawan baru untuk menyebutkan kapan sesuatu diterima oleh mereka dan kapan mereka harus membuat perubahan.
    Sebagai contoh, jika seorang karyawan baru setuju untuk bekerja lebih lama satu akhir pekan, atasan mereka mungkin akan menjadwalkan mereka untuk bekerja lebih lama pada akhir pekan. Jika karyawan ini biasanya tidak tersedia pada akhir pekan, mereka dapat meminta atasan mereka untuk menyesuaikan jadwal untuk keseimbangan kerja-hidup yang optimal.
  7. Catat Informasi
    Mencatat informasi merupakan kebiasaan yang baik bagi karyawan baru, karena mereka sering menerima banyak informasi baru pada hari-hari pertama mereka bekerja. Berikan catatan dan pena pada karyawan baru agar mereka dapat mencatat informasi penting.
    Sarankan mereka untuk membuat kebiasaan menuliskan hal-hal yang harus diingat, seperti deadline suatu proyek atau nama kolega baru. Misalnya, jika ada rapat perusahaan setiap Jumat, karyawan baru bisa menuliskan catatan untuk mengingat waktu dan tanggal rapat berikutnya.
  8. Pelajari manajemen waktu yang baik
    Karyawan baru mungkin membutuhkan waktu untuk belajar berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Kamu bisa mendorong mereka untuk berlatih dalam manajemen waktu yang baik dengan mengalokasikan waktu tambahan untuk tugas-tugas tersebut.
    Hal ini dapat membantu mereka memenuhi batas waktu secara konsisten, yang akan membantu mereka membangun reputasi positif di tempat kerja. Selama beberapa minggu pertama bekerja, mereka bisa membuat setiap pemenuhan batas waktu menjadi prioritas utama.
  9. Mintalah bantuan
    Walau beberapa karyawan baru enggan meminta bantuan, Anda dapat memberikan tahu bahwa Anda siap untuk menjawab pertanyaan, hal ini dapat memotivasi mereka untuk meminta bantuan jika mereka membutuhkannya. Berikan opsi bagi karyawan baru untuk bertanya secara pribadi atau jelaskan pada waktu-waktu yang biasanya Anda tersedia untuk menjawab pertanyaan.
    Anda juga dapat membuat dokumen pelatihan yang mudah dipahami untuk membantu karyawan baru belajar bagaimana menyelesaikan tugas atau menggunakan perangkat lunak perusahaan tertentu. Ini dapat membantu karyawan baru memperoleh kepercayaan diri dan mengelola waktu dengan lebih efektif.
  10. Sisihkan waktu untuk pengembangan keterampilan
    Investasi pada pengembangan karyawan baru dapat meningkatkan keterampilan mereka dan meningkatkan retensi karyawan. Pertimbangkan untuk menawarkan sumber daya pengembangan profesional atau pelatihan tambahan kepada karyawan baru.
    Sebagai contoh, Anda bisa menawarkan waktu untuk karyawan baru untuk menyelesaikan kursus pelatihan online yang terkait dengan posisinya. Perusahaan Anda juga bisa menyediakan kelas pelatihan untuk membantu karyawan membangun keterampilan tertentu. Ini bisa membantu meningkatkan kinerja baik karyawan baru maupun yang sudah ada.
  11. Menerapkan umpan balik
    Kebanyakan karyawan baru menerima umpan balik, baik dari rekan kerja atau dari pimpinan mereka. Anda dapat membantu karyawan Anda memanfaatkan umpan balik dengan baik dengan memberikan saran tentang cara mereka dapat menerapkannya.
    Misalnya, jika Anda memberi tahu seorang karyawan baru untuk menyelesaikan tugas tertentu lebih cepat dan menyarankan mereka menyesuaikan tujuan harian mereka, mereka dapat fokus menyesuaikan jadwal setiap hari untuk memprioritaskan tugas tersebut.

Dilihat: 33 kali

Pin It

You may also like

Leave a Comment