malas kerja si rekan kerja
 

sekertarisku – SK sering mendapatkan curhat dari para sahabat bagaimana mereka mendapatkan rekan kerja yang malas kerja. Bagaimana cara mengatasinya?

Seorang rekan kerja yang malas dapat secara efektif meyakinkan pekerja lain yang bekerja terlalu keras bila kerja malas pun tidak akan jadi masalah. Banyak orang benar-benar percaya, dan terbawa dengan mudah oleh hal ini.

Saat anda bekerja keras, mungkin tidak akan terjadi mukjizat dengan sekejap mata, tapi pasti hal itu akan mengembangkan keterampilan, pengetahuan dan kapasitas anda dalam bekerja. Oleh karena itu, Anda harus membuat sebuah titik untuk menghindari sarana dan cara-cara di mana rekan kerja malas dapat mempengaruhi Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk berurusan dengan rekan kerja yang malas.

1. Jangan terganggu oleh mereka

Rekan kerja anda mungkin malas dalam pekerjaan mereka, tetapi anda tidak harus membiarkan diri anda terganggu oleh itu. Jika anda terus-menerus memeriksa apa yang sudah mereka kerjakan, anda mungkin akan kehilangan pekerjaan anda sendiri juga. Jika anda terus-menerus memikirkan apa yang rekan kerja anda lakukan bukan apa yang anda lakukan, anda terganggu. Anda tidak harus membiarkan hal itu terjadi.

2. Jangan terpengaruh oleh mereka

Anda mungkin telah memperhatikan bila apa yang sebenarnya rekan kerja anda lakukan bukan kerja. Anda sudah tahu bahwa mereka mengikuti jadwal benar-benar mepet dan melakukan hal-hal yang tidak produktif untuk melewatkan waktu. Nah, melihat apa yang mereka lakukan seperti baik-baik saja, tapi jangan terbawa oleh mereka. Bahkan jika mereka mengundang anda untuk istirahat makan siang ekstra panjang atau untuk tamasya sedikit, hindari semampu yang anda bisa, karena bahkan jika mereka tidak mau bekerja, anda tidak ingin dicap sama oleh orang lain di tempat kerja anda bukan?

3. Jangan mengubah sikap anda

Anda tahu rekan kerja anda malas kerja, tapi jangan terlalu asyik atau sibuk dengan kesal atau marah dengan mereka karena itu. Jika anda membiarkan fakta bahwa kemalasan mereka mempengaruhi produktivitas anda sendiri, anda harus menanggung beban anda sendiri akhirnya. Jangan mengubah sikap anda karena rekan kerja anda malas. Sadari hal itu, tapi tetap jangan terpengaruh oleh mereka dan terus menjadi diri sendiri.

4. Jangan pernah mengeluh atau melaporkannya

Jangan pernah mengeluh atau melaporkan rekan anda yang malas kerja. Anda mungkin sudah menyadari karyawan yang malas, tetapi ketika anda berbicara tentang hal itu, itu membuat anda tidak tampil sebagai profesional. Seorang atasan dapat berjanji untuk menyelidiki situasi atau memberitahu anda untuk mengurus urusan anda sendiri, ketika anda melaporkannya, anda bisa berakhir di sisi yang salah alih-alih mendapatkan penghargaan dari bos anda. Jika kemalasan rekan kerja anda mempengaruhi pekerjaan anda, misalnya sebuah proyek bersama atau tugas tim, anda mungkin meletakkannya sebagai sebuah fakta bukan berupa keluhan, dan bos anda akan tahu dengan sendirinya.

5. Jangan ambil tanggung jawab mereka

Jangan mengambil tanggung jawab mereka di bahu anda apakah dengan alasan anda menikmatinya atau karena anda berpikir bahwa pekerjaan itu penting dan perlu dilakukan. Selama anda melakukan pekerjaan anda dengan baik, anda tidak lagi perlu khawatir. Jika itu adalah proyek bersama atau anda berbagi tanggung jawab dengan mereka dalam sebuah tim, anda hanya harus mengingatkan mereka tentang tenggat waktu dan tugas-tugas yang tertunda, dan kemudian memikirkan urusan anda sendiri. Tapi jangan terlalu banyak menghabiskan energi menghukum diri anda tentang pekerjaan yang belum selesai dimana anda tidak bertanggung jawab.

6. Hindari masuk ke proyek bersama dengan mereka

Anda mungkin ditugaskan dalam pekerjaan atau proyek dimana anda diminta untuk mengkoordinasikan atau bekerja bersama-sama dengan rekan kerja anda yang malas. Hindari proyek-proyek tersebut semampu anda. Tentu saja, itu tidak terlihat baik, sehingga apa yang dapat anda lakukan adalah meminta perpanjangan batas waktu pada akhirnya. Anda juga bisa berbicara tentang kecepatan kerja dan bahwa anda tidak cocok dengan rekan kerja anda. Sampaikan hal ini secara halus akan menempatkan seluruh pesan tentang kemalasan rekan kerja anda tanpa anda tampak seperti perengek.

7. Gunakan kemalasan rekan kerja yang malas kerja sebagai kesempatan

Kadang-kadang Anda dapat mengubah situasi yang tak diinginkan untuk keuntungan anda sendiri. Mengambil kesempatan dari rekan kerja anda yang malas kerja untuk menjadi seorang pemimpin. Dekati atasan anda dan tawarkan untuk membantu rekan kerja anda yang produktivitasnya pasti kurang baik. Ini akan menempatkan anda dalam posisi pemimpin dan juga akan lebih dihargai oleh bos anda.

sumber: magforwoman

Advertising – Baca Juga :

Dilihat: 15 kali

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit

WordPress spam blocked by CleanTalk.