
SK yakin sahabat sekretaris pernah menemukan email seperti ini dalam pekerjaan sehari-hari bukan? Namun tidak ada salahnya bila kita kembali paparkan disini supaya sahabat yang lain juga bisa mengambil hikmahnya. Berurusan dengan rekan kerja atau relasi kita yang frustrasi dan marah kadang menjadi bagian dari tanggung jawab kita sebagai perwakilan dari bos. Bila anda menerima email argumentatif, akan sulit untuk tetap fokus dalam pekerjaan yang lain. Namun itu tidak berarti bahwa anda harus membiarkan emosi anda untuk lepas kendali. Sebaliknya, tetap jaga perasaan anda, analisa situasi dan sesuaikan aksi anda sesuai kondisi.
Dilihat: 39 kali



Tetapi untuk pengguna gadget di kota besar sekalipun untuk beberapa bagian orang masih hanya merupakan lifestyle atau gaya hidup. Padahal adanya teknologi telekomunikasi dan informasi yang semakin pesat ini tidak lain adalah untuk mempermudah kita dalam berkomunikasi dan melakukan sesuatu pekerjaan, termasuk dengan gadget kita.
Manusiawi jika mengeluh, bosan atau bahkan marah menjadi efeknya, sehingga menambah level stress kita selain di kantor. Memperbesar mood buruk atau memberikan energi negatif tidak hanya pada diri sendiri tapi juga orang lain.
Sahabat sekretaris menurut seorang ahli, sumber penundaan pekerjaan adalah semakin ketat dan banyaknya persaingan.
Sahabat sekretaris bila menyimak kembali lebih jauh tentang berbagai persoalan yang timbul dalam lingkungan kerja, bisa jadi faktor utama yang menyebabkan berbagai konflik tersebut adalah macetnya atau tidak lancarnya komunikasi.