Home Tips-Trick Menjaga Hubungan Baik Bos dan Sekretaris

Menjaga Hubungan Baik Bos dan Sekretaris

by webmaster
 

Sekertarisku – Apa yang ada di benak kamu saat mendengar kata sekretaris? Sosok perempuan cantik dengan baju kerja yang seksi dan sepatu hak tinggi yag khas serta make up tebal. Sekilas itulah bayangan orang saat membayakngkan seperti apa sosok sekretaris itu. Apalagi jika dihubungkan dengan bosa perusahaan, lengkap sudah aggapan negative dan pandagan miring kita pada sosok bos dan sekretaris itu.

Di dalam suatu perusahaan, seorang bos memang membutuhkan seorang asisten yang biasa diwakili oleh sekrtetaris untuk merampungkan pekerjaannya. Tidak hanya itu, seorang sekretaris juga bertugas menjadwalkan kegiatan para bos yang terkadang lupa sudah berjanji pada banyak orang. Itulah fungsi sekretaris untuk mengingatkan. Jangan selalu berpandangan hubungan bos dan sekretaris itu merupakan hubungan yang nakal dan tidak sesuai aturan perusahaan.

Oleh karena itu diperlukan sebuah cara agar tidak terjadi kesalahpahaman antara bos dan sekretaris di mata bayak orang. Pengembalian nama baik sekretaris diperlukan dalam hal ini. Cara mengembalikan nama baik sekretaris adalah dengan membangun citra sekretaris yang baik dan menghormati atasan dalam hal pekerjaan.
Tak dapat dipungkiri bahawa hubungan yang baik dan harmonis antara bos dan sekretaris memang diperlukan, namun dalam hal ini konteksya adalah dalam hubungan yang profesionalisme dan jauh dari kepentingan pribadi. Atasan yang baik tidak akan mempekerjakan sekretaris di luar wilayah kerja, dan sebaliknya di luar wilayah kerja hubungan antara bos dan sekretaris bukanlah hubungan kerja atasan bawahan lagi, melainkan hubungan rekan kerja yang harus saling menghormati satu sama lain.

Profesionalisme sekretaris diuji dari seberapa jauh ia mau menghargai bosnya tanpa memandang kedudukannya, serta tidak mengucapkan kalimat manja atau sikap manja apapun saat berhadapan dengan bos. Untuk menghindari persepsiĀ  yang miring hendakya sekretaris menggunakan tata bahasa yag wajar dan tidak menggoda guna menghindari persepsi masyarakat yang kurang tepat tersebut. Untuk mencapai target seperti diatas, gunakan bahasa yang ringan namun menarik dan mudah dipahami saja. Cara yang ditempuh antara lain :

  1. Menyesuaikan diri dan mampu menempatkan diri dan posisi bahwa seorang sekretaris diciptakan utuk meghormati bosnya.
  2. Tidak menjadi pelindung dari para istri bos dan juru bicara diantara keduaya. Hubungan rumah tangga orang dapat rusak akibat kesalahpahaman dalam hal ini.
  3. Menjaga jarak dengan keluarga bos.
  4. Tidak ikut campur dalam setiap masalah yag timbul antara bos dengan istrinya.
  5. Tahu diri dan posisi bahwa hubungan bos da karyawan hanyalah hubungan kerja.
  6. Jangan terlewat batas saat bercanda degan bos, tahu batasan-batasa tertentu.
  7. Jadilah sekretarisĀ  yang selalu menjaga kualitas, citra diri,serta martabat.

Dengan memahami tugas dan kedudukan masing-masing serta baik bos maupun karyawan, sebaiknya para pelamar yang akan melamar wajib mengetahui dan melaksanakan tata cara berhadapan dengan bos serta menjaga kualitas diri agar tidak terjebak dalam hubungan bos dan sekretaris yang tidak tepat.

Jika semua sekretaris menerapkan ilmu diatas, banyak bos yang tidak semena-mena terhadap karyawannya (dalam hal ini sekretaris). Sekretaris diharapkan mampu menguasai program dasar pegetahuan, kewajiban, hak dan kewajiban dalam hal ini.

Keseimbangan antara bos an karyawan menghasilkan pekerjaan luar biasa yang tidak terkejar oleh apapun, termasuk waktu. Karena terdapat profesionalisme yang tepat utuk melaksanakan hubungan baik antara bos dan karyawan.

Dilihat: 1874 kali

Pin It

You may also like

Leave a Comment